Hantu Tanpa Kepala Yang Mengganggu Para Pemuda
Hantu Tanpa Kepala Yang Mengganggu Para Pemuda
ISTANADOMINO__Pemuda biasanya senang melakukan kegiatan baik diwaktu siang hari atau malam hari. Suatu hari sedang ada acara pemuda di sebuah desa di kecamatan kalibawang, kulon progo, jogja. Para pemuda melakukan latihan untuk acara ulang tahun desa. Tentu saja mereka berlatih hingga larut malam. Kegiatan tersebut cukup menguras tenaga dan juga pikiran karena bukan hanya berlatih saja namun juga menyusun acara supaya berjalan dengan baik. Dalam keadaan ramai, tidak ada suatu hal yang mereka takuti apalagi hantu. Sangat tidak mungkin hantu mendekati keramaian karena justru yang ada hantu tersebut bisa menjadi bulan-bulanan.Pemuda biasanya senang melakukan kegiatan baik diwaktu siang hari atau malam hari. Suatu hari sedang ada acara pemuda di sebuah desa di kecamatan kalibawang, kulon progo, jogja. Para pemuda melakukan latihan untuk acara ulang tahun desa. Tentu saja mereka berlatih hingga larut malam. Kegiatan tersebut cukup menguras tenaga dan juga pikiran karena bukan hanya berlatih saja namun juga menyusun acara supaya berjalan dengan baik. Dalam keadaan ramai, tidak ada suatu hal yang mereka takuti apalagi hantu. Sangat tidak mungkin hantu mendekati keramaian karena justru yang ada hantu tersebut bisa menjadi bulan-bulanan.
Ketika mereka sedang bercengkerama atau membicarakan banyak hal dengan perasaan yang gembira, tiba-tiba ada angin berhembus. Angin tersebut berhumbus santai namun sangat terasa di kulit sehingga membuat suasana acara latihan sedikit mistis. Pada malam itu adalah malam selasa kliwon. Masyarakat banyak yang menganggap jika hari jumat dan selasa kliwon adalah hari yang mistis dan biasanya akan ada banyak muncul penampakan-penampakan diwaktu malam hari. Anak-anak muda itu terlihat sama sekali tidak merasa ada kekhawatiran akan malam yang mungkin saja cukup menyeramkan apalagi berada di malam selasa kliwon.
Setelah acara selesai, para pemuda akan pulang ke rumahnya masing-masing. Ada yang pulang sendirian namun ada juga yang pulang bergerombol. Saat ini ada sekitar 5 pemuda yang pulang bergerombol. Mereka kira-kira masih sekolah dan rumahnya satu arah. Kebetulan mereka melewati suatu jalan yang dikenal angker karena disana sangat gelap seperti kebun dan juga ada banyak pohon bambu. Saat mereka berjalan bersama ada salah seorang yang berkata, sebut saja eni. Eni mengatakan jika nanti sampai di jalan bamboo sebaiknya berjalan bergandengan agar nantinya tidak ada yang tertinggal atau lari duluan karena ketakutan. Teman-teman yang lainnya sepakat dengan eni karena memang kebanyakan dari orang di desa tersebut takut saat melewati jalan tersebut.
Meskipun mereka berjalan berlima dan tidak semuanya perempuan namun tetap saja suasana malam sudah sangat gelap apalagi mereka masih sangat muda. Ketika sampai di jalan tersebut mereka merasa kedinginan karena ada angin berhembus yang cukup kencang sehingga menggerakkan bambu dan pohon yang ada disana. Mereka bergandengan sangat erat karena takut ada yang tertinggal atau lari duluan meninggalkan. Saat berjalan mereka masih sambil ngobrol namun saat sudah sampai dipertigaan yang lainnya sepi dan terdapat jalan setapak, tiba-tiba mereka menjadi hening.
Ketika mereka melihat ke jalan setapak, mereka melihat sosok seperti orang yang mengenakan baju putih. Dan terlihat disana orang tersebut tidak memiliki kepala. Mereka mengira jika hantu itu adalah hantu tanpa kepala yang telah banyak menggegerkan warga. Karena sangat panik. Salah satu dari mereka ada yang lari duluan dan kemudian diikuti dengan yang lainnya sambil menangis. Karena malam tersebut sangat gelap, pemuda yang lari pertama kali terjatuh karena tersandung batu, anak dibelakangnya terjatuh juga karena menabrak yang paling depan dan disusul dengan yang dibelakangnya.
Semua anak terjatuh dan kemudian mereka semakin menangis sejadi-jadinya. Setelah saling membangunkan mereka kembali berlari hingga sampai pada jalan yang lebih terang dengan banyak lampu dan suasana yang dirasa lebih aman. Setelah sampai disana mereka bertanya satu dengan yang lainnya apakah mereka melihat hantu tanpa kepala dengan jelas. Masing-masing dari pemuda tersebut melihatnya dengan jelas. Kejadian itu menjadikan para pemuda tidak berani keluar malam apalagi tidak bersama dengan orang yang dewasa. Hantu yang ada di pertigaan tersebut memang sering mengganggu masyarakat sehingga menjadikan jalan tersebut sangat seram jika dilakukan malam hari dan berjalan kaki.

Tidak ada komentar